Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Service Learning: Mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Alauddin Makassar Terapkan Media Maket Sel 3D di MTs Ash-Shalihin Gowa

Service Learning: Mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Alauddin Makassar Terapkan Media Maket Sel 3D di MTs Ash-Shalihin Gowa

Gowa — Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Angkatan 2023, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, melaksanakan kegiatan pengabdian service learning bertajuk "Penerapan Media Alat Peraga 3D (Maket Sel)" di MTs Ash-Shalihin, Romangpolong, Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Rabu dan Kamis, 22–23 Juli 2026.

Kegiatan ini digagas oleh Kelompok 2 yang beranggotakan Nurul Muthmainnah, Juwita Sulistyawati, Nurul Ainun Assyifah, dan Nurhalisah, di bawah bimbingan dosen pengampu mata kuliah Inovasi Pembelajaran Biologi, Ummul Hasanah, S.Pd., M.Pd. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas 8A MTs Ash-Shalihin bersama guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Rezki, S.Pd., dengan jumlah peserta sebanyak 12 siswa.

Kegiatan lahir dari kondisi pembelajaran materi sel yang selama ini dinilai abstrak bagi siswa, khususnya dalam mengidentifikasi organel serta membedakan sel hewan dan sel tumbuhan. Melalui pendekatan service learning, mahasiswa merancang media Alat Peraga 3D berupa maket sel yang dipadukan dengan pembuatan model organel dari plastisin warna-warni, agar konsep yang selama ini sulit divisualisasikan dapat dipahami secara konkret.

Pada hari pertama, Rabu (22/7), kegiatan diawali dengan observasi kelas untuk mengukur tingkat keaktifan siswa sebelum media diterapkan. Setelah waktu istirahat, salat, dan makan (ishoma), kegiatan inti dilaksanakan menggunakan sintaks pembelajaran Inquiry Learning berpendekatan Deep Learning (mindful, meaningful, joyful learning). Siswa menyaksikan tayangan animasi, bekerja dalam kelompok kecil mencetak tiruan organel sel dari plastisin, memasang label nama organel, serta mengikuti kompetisi bertajuk "Tatap Tempel Fungsi" pada maket sel di depan kelas. Rangkaian hari pertama ditutup dengan pengisian survei evaluasi oleh siswa.

Pada hari kedua, Kamis (23/7), kegiatan diisi dengan penyerahan media pembelajaran secara simbolis kepada pihak sekolah untuk dijadikan inventaris alat bantu ajar, dilanjutkan sesi foto bersama antara mahasiswa, guru, dan siswa bersama maket sel hasil karya mereka.

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa sempat menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya tingginya antusiasme siswa yang membuat suasana kelas kurang kondusif serta keterbatasan waktu jam pelajaran. Kendala tersebut diatasi dengan pembagian peran mahasiswa sebagai fasilitator di setiap kelompok serta pengaturan waktu yang disiplin pada setiap tahap kegiatan.

Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat bagi siswa berupa peningkatan keaktifan belajar dan pemahaman konsep sel yang lebih bermakna, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dalam merancang media pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan interaktif untuk menyederhanakan materi biologi yang kompleks.


Oleh: Ummul Hasanah